RSS

Lanjutan Bab II. Identifikasi Hasil Pengawasan dan Kebijakan Pendidikan

29 Jul
  1. A.     Masalah dalam Pengawasan
    1. 1.      Hasil penilaian
      1. Mengingat instrumen penilaian kinerja baik manajerial maupun akademik baru saja dibakukan (untuk sementara), sehingga sosialisasinya belum optimal akibatnya masih banyak sataun pendidikan yang belum melaksanakan supervisi atau penilaian dengan menggunakan instrumen tersebut
      2. Jumlah satuan pendidikan binaan untuk pengawas satuan TK/SD/RA lebih kurang 400 sekolah, pengawas SMP/MTs lebih kurang 90 sekolah, pengawas SMA/MA lebih kurang 20 sekolah dan pengawas SMK lebih kurang 18 sekolah.
      3. Fasilitas mobilitas dan transportasi untuk pengawas sangat minimal sehingga tupoksi pengawas tidak dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya
      4. Hasil penilaian secara umum cukup baik tetapi masih banyak yang belum memenuhi Standar Nasional Pendidikan
    2. 2.      Hasil pembinaan
      1. Karena fasilitas untuk pengawas dari Dinas Pendidikan sangat kurang maka frekuensi pembinaan tidak memenuhi target dan belum optimal
      2. Pembinaan secara kelompok lewat KKKS/KKM (SD/MI) dan MKKS/KKM (SMP/MTs, SMA/MA) sangat tergantung pada kegiatan lembaga tersebut, pengawas sifatnya ikut memanfaatkan kegiatan mereka
      3. Intensitas dan frekuensi pembinaan  masih rendah akibatnya hasilnya belum optimal
    3. 3.      Hasil Pemantauan
      1. Terbatasnya fasilitas yang diberikan pengawas pemantauan tidak memenuhi terget sasaran
      2. Data/rekaman hasil pemantauan belum dapat menggambarkan/mewakili kondisi yang sebenarnya karena jumlah sampling yang terekam datanya tidak memenuhi jumlah satuan pendidikan
      3. Informasi yang diperoleh kurang akurat dan kurang valid, hal ini akan menyebabkan pengambilan keputusan yang tidak tepat
  2. B.     Kebijakan dalam Bidang Pendidikan
    1. Mengacu pada tiga pilar kebijakan Pendidikan Nasional, yaitu :
      1. Pemerataan dan perluasan akses pendidikan;
      2. Peningkatan mutu, relevansi, dan daya saing keluaran pendidikan;
      3. Penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan pencitraan publik pendidikan.
    2. 2.      Pemerataan dan perluasan akses pendidikan

a       Pendanaan Biaya Operasional Wajar Dikdas 9 Tahun

b       Penyediaan Sarana dan Prasarna Pendidikan Wajar

c        Rekruitmen Pendidik dan Tenaga Kependidikan

d       Perluasan akses pendidikan Wajar pada jalur nonformal

e       Perluasan akses pendidikan keaksaraan bagi penduduk usia >15 tahun

f        Perluasan Akses Sekolah Luar Biasa dan Sekolah Inklusif

g       Pengembangan Pendidikan Layanan Khusus bagi Anak Usia Wajar Dikdas di Daerah Bermasalah

h       Perluasan akses Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

i         Pendidikan Kecakapan Hidup

j         Perluasan Akses SMA/SMK dan SM Terpadu

k        Perluasan Akses Perguruan Tinggi

l         Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi sebagai Sarana Pembelajaran Jarak Jauh

m      Peningkatan peran serta Masyarakat dalam Perluasan Akses SMA, SMK/SM Terpadu, SLB, dan PT

  1. 3.      Peningkatan mutu, relevansi, daya saing keluaran pendidikan

a       Meningkatkan jumlah dan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan serta kesejahteraannya yang belum memadai baik secara kuantitas maupun kualitas

b       Melengkapi prasarana dan sarana belajar yang terbatas dan meningkatkan pendayagunaannya secara optimal

c        Mengupayakan penyediaan dana pendidikan yang belum memadai untuk menunjang mutu pembelajaran sesuai kemampuan daerah

d       Meningkatkan proses pembelajaran yang belum efisien dan efektif.

  1. 4.      Penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan pencitraan publik pendidikan

a       Menyempurnakan sistem dan struktur organisasi sesuai konsep desentralisasi yang tercermin dalam Sruktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK)

b       Mengupayakan tersedianya sistem informasi manajemen yang sistematis dengan mengembangkan teknologi informasi dan komunikasi sehingga mamiliki data yang akurat pada berbagai tingkatan, jenis, dan jenjang pendidikan

c        Meningkatkan sistem pengawasan terhadap berbagai program dan kegiatan yang terkait dengan upaya pemerataan dan perluasan akses serta peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juli 29, 2012 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: